Kemudian dikarenakan merasa sakit hati pada saat itu keempat tersangka mengambil senjata tajam jenis parang dan pisau dari dapur rumah tersangka I langsung mengejar korban tersebut, setelah bertemu dengan korban kemudian tersangka Ardi langsung menusuk perut korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau sebanyak dua kali dan tersangka Irvan Kasmana alias Irfan membacok punggung korban dengan menggunakan parang sebanyak satu kali kemudian korban hendak melarikan diri pada saat tersangka I dan J (DPO) langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam sehingga menyebabkan korban terjatuh dan korban tersebut terjatuh pada saat itu tersangka Ardi langsung menusuk kembali kaki korban sebanyak satu kali Irvan Kasamana langsung membacok kearah badan korban namun korban menghindar, korban berusaha berdiri dan hendak menyelamatkan diri dan pada saat itu datanglah Indrayani I dan berkata “sudahlah dek, sudah”, dan Indrayani memeluk korban, selanjutnya tersangka langsung pergi meninggalkan korban tersebut dalam keadaan bersimbah darah sehingga atas terjadinya peristiwa tersebut korban mengalami luka tusuk dan luka bacok di sekujur tubuh sehingga menyebabkan korban meningggal dunia.