AKBP Ruri Prastowo menegaskan bahwa operasi ini merupakan komitmen Polres Banyuasin memberantas “penyakit masyarakat” yang mengganggu ketenangan Ramadan. “Ramadan adalah momentum memperbanyak ibadah, bukan mencari jati diri lewat tawuran atau balapan liar. Kami imbau orang tua lebih mengawasi anak-anak dan mengisi waktu mereka dengan kegiatan positif,” tegasnya.
Kapolres juga mengapresiasi peran masyarakat yang melaporkan kejadian ini, sehingga polisi dapat bergerak cepat. “Bumi Sedulang Setudung harus aman. Tidak ada ruang bagi kejahatan! Kami akan terus bertindak tegas,” tambah Ruri.
http://Jaamsumsel
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan hanya meninggalkan luka dan penyesalan.
Polres Banyuasin mendorong generasi muda untuk menjauhi narkoba, miras, dan aksi kriminal lainnya. “Mari jadikan Ramadan sebagai ajang memperbaiki diri, bukan merusak masa depan,” tutup Ruri.