Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini melibatkan Kapolsek, para Kanit, serta Bhabinkamtibmas setempat. Selain itu, pegawai Bulog Kanwil Sumsel Babel, yakni Ucok, Adinda, dan Heni turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan pasar murah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kestabilan harga beras dan pasokan pangan, serta melindungi konsumen dari lonjakan harga yang tidak terkendali. Program Beras SPHP yang dikelola oleh Bulog ini berjalan dengan sinergi antarinstansi, khususnya dengan Polri.
Hingga tanggal 5 September 2025, Polres Muba telah berhasil menyalurkan sebanyak 125 ton beras melalui program Gerakan Pangan Murah ini. Adapun pembelian beras oleh konsumen dibatasi maksimal dua kemasan atau 10 kilogram per orang, dan tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan kembali.