Kapolda Sumsel menegaskan bahwa konsep Sabuk Kamtibmas memiliki makna sebagai pengikat, penguat, dan pelindung masyarakat. Melalui pendekatan ini, seluruh elemen didorong untuk memperkuat kolaborasi dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Sabuk Kamtibmas adalah simbol persatuan dalam menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Selain penguatan keamanan berbasis komunitas, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui langkah preventif dan edukatif. Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi lintas sektoral serta meninggalkan ego sektoral dalam menghadapi ancaman karhutla.