Kecurigaan mulai muncul pada sore hari saat seorang warga mendatangi area tongkang, menanyakan keberadaan kedua orang tuanya yang biasa berkebun dan belum pulang. Ketika ciri-ciri perahu disebutkan, barulah warga sekitar menyadari bahwa perahu yang dilihat sebelumnya kemungkinan milik pasangan lansia tersebut.
“Sejak saat itu, kami langsung berkoordinasi dengan tim gabungan dan melakukan pencarian menyusuri sungai. Alhamdulillah, hari ini satu korban berhasil ditemukan. Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar satu korban lainnya juga segera ditemukan,” ujar Pathi Riduan.
Tim pencarian terdiri dari unsur BPBD Muba, Basarnas, Polairud, Polsek Lais, Babinsa, serta perangkat kecamatan dan desa setempat dibantu warga. Kondisi medan yang cukup menantang tak menyurutkan semangat para petugas untuk melanjutkan pencarian hingga tuntas.